Kegiatan

WORKSHOP IMPLEMENTASI KODE ETIK dan PEDOMAN PERILAKU HAKIM (KEPPH), Medan 03-05 Juli 2019

Senin, 08 Juli 2019 Pkl. 16:30 WIB

 

 

WORKSHOP IMPLEMENTASI KODE ETIK dan PEDOMAN PERILAKU HAKIM (KEPPH)

Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention Medan

03-05 JULI 2019

 

Pelatihan atau workshop Implementasi  yang diselenggarakan ini adalah merupakan kerjasama Jimly School of Law and Government (JSLG) dengan Konrad Adenauer Stiftung (KAS) dan Komisi Yudisial (KY) merupakan kegiatan ke 15 (lima belas) yang dilaksanakan sejak tahun 2014, yaitu di Semarang, Makassar, Medan, Pontianak, Mataram NTB, Balikpapan, Palembang, Denpasar, Bandung, Manado, Padang, Banten, Yogyakarta dan Surabaya. Jika dalam 4 kegiatan workshop di Semarang, Makasar, Medan dan Pontianak peserta workshop terdiri dari para hakim muda dan membahas KE-PPH dalam Perspektif Hukum Acara Perdata, sejak di Mataram, Balikpapan, Palembang, Denpasar, Bandung, Manado, Padang, Banten, Yogyakarta, Surabaya dan Medan workshop ini diikukti oleh para Hakim Tinggi dengan perspektif yang berbeda, yaitu mencoba mengexplor secara mendalam butir-butir Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim, mencakup dasar-dasar filosofis dan penguatannya dalam diri hakim. Workshop ini dibuka oleh Ketua Komisi Yudisial (KY) Jaja Ahmad Jayus, dan workshop ini juga akan membahas konsep-konsep yang terkandung dalam KEPPH serta isu-isu yang terkait langsung dengan implikasi etis dan sosial dari penerapan KE-PPH.

 

Materi bahasan meliputi :

  1. Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim; Perspektif Filsafat.
  2. Peran & Fungsi Hakim Tinggi dalam Pembinaan Hakim Tingkat Pertama
  3. Etika Yudisial dan Akuntabilitas Hakim dan Perannya dalam Penegakan Hukum dan Keadilan di Masyarakat.
  4. Analis Penalaran Hukum dalam Putusan Hakim
  5. Integritas dan Profesionalitas Hakim.
  6. Permasalahan Hukum dan Keadilan Masyarakat serta Peran Peradilan dalam Konteks Pembangunan

Narasumber dalam workshop ini adalah :

  1. Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H. (JSLG)
  2. Nugroho Setiadji (Kepala Badan Pengawasan MA-RI)
  3. Dr. Joko Sasmito, S.H., M.H. (Koordinator Bidang Advokasi Peningkatan Kapasitas Hakim Komisi Yudisial)
  4. Dr. Rudolf Woodrow Matindas (Universitas Indonesia)
  5. Dr. Shidarta, S.H., M.Hum.

 

Peserta workshop yang dilaksanakan selama 3 (tiga) hari ini berjumlah 24 peserta.